RISALAH PERGURUAN SILAT SEPECUT MARABUNTA INDONESIA

 

RISALAH PERGURUAN SILAT SEPECUT MARABUNTA INDONESIA

1.PERGURUANSILAT SEPECUT MARABUNTA INDONESIA

Perguruan silat Sepecut Marabunta merupakan perguruan silat yang tumbuh dan berkembang kabupaten paling selatan di provinsi Kalimantan timur berpusat di ibu kota kabupaten yaitu tana Paser yang dulu dikenal dengan nama tanah grogot, didirikan oleh seorang pendekar silat bernama Sultani alias Kesot bin Ibas pada tahun 1972 dan beliyau sendiri sebagai guru besar perguruan, saat ini guru Sultani alias Kesot membuka lapangan pelatihan sekaligus mendirikan Sekretariat pusat perguruan di samping Gedung Olah Raga tapis jalan banting setir tanah paser dan mempunyai cabang yang menyebar di beberapa  wilayahkecamatan dan desa di kabupaten paser,dengan lambang semut merah dengan dasar warna kuning, dua buah cambuk dikiri-kanan dan di kelilingi dua buah lingkaran warna merah bagian dalam dan warna hitam bagian luar yang diantaranya bertuliskan Sepecut Marabunta Indonesia berwarna hitam dimana di setiap agian lambang dan warna tersebut mempunyai makna pilosofi menyesuaikan ideologi silat yang di anut oleh perguruan, dan menggunakan seragam berwarna putih dengan lambang perguruan dada kiri di lapisi kain hitam persegi empat demikian juga lambang Ipsi di dada kanan.

Description: G:\DCIM\.thumbnails\1557310542878.jpg

foto lambang perguruan silat Sepecut Marabunta

 

Perguruan Silat Sepecut Marabunta mempunyai andil besar terbentuk organsasi IPSI di Kabupaten Paser Pada tahun 1976 yang awalnya hanya beranggotakan empat perguruan silat yang utama pada masa itu yang mana Perguruan Sepecut Marabunta sebagai perguruan tuan rumah,kemudian Tapak Suci, Setia hati Teratai, Perisai Diri dan Ipks. Sejak bergabung dengan- IPSI atlit-atlit dari Perguruan silat Sepecut Marabunta selalu aktif berpartisipasi dalam berbagai pertandingan resmi di tingkat daerah sebagai pembuktian bahwa perguruan Sepecut Marabunta cukup konsisten membina muda-mudi dalam hal beladiri, walaupun belum mencapai prestasi ketingkat nasioanal dan internasional seperti atlit beladiri perguruan silat lain semangat dalam pencapaian prestasi para pesilat dari peguruan Sepecut Marabunta sangat tinggi dan mendapan respons positifdari IPSI dan KONI kabupaten paser.

Perguruan silat Sepecut Marabunta itu sendiri merupakan perguruan silat beraliran Pulau Pinang yaitu aliran silat kuntau Sepecut yang cukup tua di pulau kalimantan yang lebih menitik beratkan kepada pelatihan teknik fisik, mental dan budi pekerti namun gerak langkah memiliki seni keindahan gerak tari sebagaimana ciri khas silat Nusantara pada umumnya, penggabungan dari berbagai aliran silat nusantara dengan aliran silat pulau pinang membuat jurus yang di miliki ciri khas tersendiri sehingga perguruan silat sepecut Marabunta menjadi perguruan yang cukup diminati masyarakat lokal dan luar daerah walaupun tidak banyak tatapi setiap tahunnya selalu ada yg bersedia bergabung menjadi murid demi menuntut ilmu silat. metode pelatihan tidak jauh berbeda dengan perguruanlain secara umumnya dengan dua sistem frivat dan berjenjang (siswa) hanya saja materi didalamnya yang sedikit berbeda karna disitulah ciri khas suatu perguruan. untuk penerimaan keanggotan perguruan Sepecut Marabunta tidak mempunyai syarat khusus yang bersifat baku di karnakan peguruan ini adalah perguruan lintas agama suku dan ras siapapun boleh bergabung selama berjiwa dan fisik yang sehat, usia yang cukup serta tidak terikat dengan perguruan lain karna peguruan Sepecut Marabunta sangat menjunjung tinggi sportifitas juga etika dalam persilatan sehingga menghargai dan menghormati sesama perguruan silat merupakan hal yang utama. Untuk mencapai kelulusan murid-murid perguruan silat Sepecut Marabunta harus melalui sistem kenaikan tingkat  mempunyai tahapan yang terbilang sulit dan cukup berat, berawal dari tinggkat dasar yaitu sabuk putih di sebut juga CALON KELUARGA tahapan awal ini murid harus menguasai materi dasar dan fisik baru bisa naik ketingkan berikutnya yaitu sabuk kuning yang di sebut juga KELUARGA pada tahapan ini murid harus menguasai gerakan dasar fisik teknik dasar bertarung dan jurus, baru bisa naik ketingkat berikutnya di sebut juga tingkat PENDEKAR MUDA atau sabuk hijau pada tinggkatan berikutnya adalah sabuk biru atau PENDEKAR MADYA pada tingkatan ini murid harus memiliki kesempurnaan gerak dasar jurus dan teknik bertarung serta pernapasan fisik barulah bisa naik ke tinggkat berikutnya yaitu sabuk coklat disebut juga PENDEKAR pada tahapan mereka di haruskan memperdalaman materi gerak, pernapasan dan pemahaman ideologi perguruan, melatih diri sebagai pemimpin lapangan serta pengabdian, dalam tingkatan ini sudah harus bisa menguasai semua jurus dan mahir memimpin anggota perguruan di bawahnya. setelah melalui tahapan tersebut baru mereka bisa naik tingkat kesanuk hitam dan menyandang predikat ASISTEN dan mengikuti pengesahan kelulusan, setelah matang dalam pembinaan maka siswa tersebut naik ketingkat sabuk hitam dengan predikat PELATIH, lalu ketingkat sabuk hitam dengan predikat PEMBINA selanjutnya adalah sabuk hitam dengan predikat GURU MUDA di bawah tingkatan dari Guru Besar, jadi sabuk hitam itu sendiri mempunyai tiga tahapan. Tahapan-tahapan yang cukut berat dan rumit itulah membuat murid-murid perguruan sepecut Marabunta setelah lulus menjadi pesilat yang tangguh berjiwa kesatria memiliki mental yang ulet serta berbudi pekerti yang luhur, membuat mereka yang telah lulus sangat di akui dan di segani oleh masyakat dan sesama pesilat di likungannya. Untuk menjalin silaturahmi dan menjaga persaudaraan antar sesama alumni dari Perguruan aliran Sepecut Bahari juga senior dan yunior Perguruan Silat Sepecut Marabunta selalu mengadakan pertemuan di lapangan pusat perguruan setiap tahunnya membuat persaudaraan sesama anggota perguruan semakin solit dan terjaga. pada tahun 2016 anggota perguruanyang terdata di wilayah kabupaten paser saja kurang lebih 250 orang belum yang di luar daerah, baik yang masih aktif atau sudah lulus dan hingga saat ini para Asisten dan pelatih perguruan masih aktif membina bagi para calon pesilat yang berminat menjadi siswa perguruan Sepecut Marabunta baik di tingkat pusat maupun cabang.#SpM#

 

2. HUBUNGAN SEPECUT MARABUNTA DENGAN ALIRAN SILAT PULAU PINANG

a.Sekilas sejarah aliran silat Pulau pinang

Sebagaimana yang di nyatakan di awal penulisan bahwa perguruan silat Sepecut Marabunta adalah perguruan kuntau sepecut yang beraliran silat Pulau Pinang yaitu aliran silat yang cukup tua bahkan jauh sebelum masa pendudukan Jepang di kalimantan aliran silat Pulau Pinang sudah ada namun untuk penanggalan belum di ketahui secara pasti. berdasarkan penuturan sesepuh perguruan Perguruan silat sepecut Baharidan sepecut marabunta serta guru-guru silat lain yang sealiran, awal aliran ini diperkenalkanoleh seorang pendekar silat bernama Abdul Karim Alias Sugareng di kalimantan selatan tepatnya di kecamatan Banjarmasin jalan Nargasari, beliau ini adalah seorang putra daerah yang terkenal sebagai pesilat kun tau sepecut yang tangguh dan terkenal di seantero kalimantan, walaupun demikian ia tetap rendah hati dan tidak segan-segan untuk berguru lagi dan berbagi ilmu bila menemukan pesilat yang menurutnya memiliki ilmu yang lebih tinggi serta berbudi pekerti yang baik. suatu masa dia bertemu dengan seseorang yang menurut Abdul Karim berilmu sangat tinggi dari Pulau Pinang tanah Rantau Tatakan hilir masih dalam wilayah kalsel yang kemudian  menjadi saudara angkat beliau lalu saling berbagi ilmu dengannya namun yang sangat aneh saudara angkat beliyau tersebut enggan memberi tahu nama aslinya kepada Abdul Karim bahkan setelah mereka berpisah tetap saudara angkatnya itu tidak mau memberi tahu namanya, karna itulah dia memberi nama aliran kuntau yang ia miliki dengan nama silat pulau pinang demi mengenang jasa saudara angkat yang telah dengan ikhlas berbagi ilmu kepadanya, setelah itu Abdul Karim alias sugareng membuka padepokan silat di kecamatan Banjarmasin jalan Nargasari Kalimantan selatan namun perkumpulan silat yang dia dirikan belum memiliki nama yang resmi hanya dikenal berdasarkan  nama silat pulau pinang. pada masa itu perang dunia ke dua tengah berkecamuk penjajahan kolonial Belanda sedang melakukan oprasi militer besar-besaran ke Kalimantan maka demi keselamatan murid-muridnya kegiatan pelatihanpun di lakukan secara diam-diam dan tersembunyi di rumah beliyau walaupun demikian banyak putra-putri di Banjarmasin yang berhasil di didik menjadi pendekar silat, bahkan ada yang dengan sengaja datang dari luar wilayah Kalimantan Selatan untuk menimba ilmu silat kepada Abdul Karim alias Sugareng setelah lulus mereka di ijinkan oleh sang guru membuka padepokan sendiri di daerah masing-masing, menyebarlah silat aliran Pulau Pinang di seluruh kalimantan lalu merekapun menamai perkumpulan silat mereka sesuai dengan tempat dan keinginannya namun tetap mengacu kepada aliran awal yaitu aliran silat pulau pinang.#Melatirimba#psb#7sepecut#xSepctBahari#DwiGMr#

 

b.Sepecut Pulau Pinang

Di tuturkan oleh para sesepuh beladiri beraliran yang sama bahwa di perkirakan pada tahun 1930/35 Abdul Karim alias sugareng menyerahkan mandat kepada anak beliau bernama Muhamad Anang untuk memimpin padepokan silat pulau pinang di Banjarmasin, seiring berjalannya waktu banyak perguruan-peguruan silat bermunculan di Kal-Sel baik yang sealiran ataupun diluar aliran silat pulau pinang, demi menjaga identitas dan eksistensi perguruan M Anang meminta restu kepada Bapaknya sekaligus sebagai guru beliau untuk menamai perkumpulan silat mereka dengan nama Seni pencak silat utama Pulau Pinang atau disingkat Sepecut Pulau Pinang , sang gurupun menyetujui maka dikenallah perkumpulan silat mereka dengan nama Sepecut Pulau Pinang oleh masyarakat luas pada masa itu dan melakukan kegiatan pelatihan beladiri secara terbuka walaupun dibawah pengawasan ketat pemerintah kolonial Belanda.

Description: E:\IMG-20190507-WA0000.jpg

Foto  tahun 1920 Murid Sepecut Pulau pinang sedang latihan di jalan Nagasari Banjarmasin,di halaman rumah Guru Anang bin Abdul Karim.(sumbr: Dwi gatot sepecut melati rimba)

 

Pada tahun 1940 berdiri sebuah organisasi yang menaungi perkumpulan silat di Kalimantan dan di luar wilayah yang ingin bergabung yaitu organisasi SIKAPP, pencetuskannya adalah seorang kepala percetakan tribun di Banjarmasin bernama pak Handana. adapun SIKAPP adalah kependekan dari Seni Kalangan Pencak Pusaka dan Abdul Karim alias Sugareng selaku penasehat di dalam organisasi tersebut maka dengan sendirinya perkumpulan silat Sepecut Pulau Pinangpun bernaung dibawahnya bersama perkumpulan silat yang lain di seluruh Kalimantandan luar kalimantan, kemudian Organisasi SIKAPP aktif melakukan pertemuan dan pertandingan di berbagai kota provinsi wilayah kalimantan.

Beberapa tahun kemudian setelah masa kemerdekaan bangsa Indonesia tepatnya pada tahun 1948 perkumpulan-perkumpulan silat di pulau jawa juga membentuk organisasi serupa yaitu Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI di Surakarta, yang konon katanya organisasi tersebut sudah ada sebelum kemerdekaan, bahkan bapak proklamator Ir Soekarno dinyatakan pernah selaku  pelindung organisasi, di pulau jawa sendiri sempat terjadi silang pendapat mengenai organisai IPSI dikarnakan dugaan didalamnya didominasi oleh perguruan tertentu sehingga organisasi tandinganpun bermunculan di pulau jawa namun di karnakan organisasi tersebut lebih dekat dengan wilayah pemerintahan pusat maka di akuilah IPSI sebagai organisai resmi yang menaungi perkumpulan silat di seluruh Indonesia namun hal tersebut sangat berpengaruh atas perkembangan organisasi-organisai diluar IPSI yang pada akhirnya tidak berkembang sebagai mana di harapkan termasuk organisasi SIKAPP yang ada di kalimantan yang kemudian memberi kebebasan kepada anggotanya yang ingin bergabung dibawah naungan IPSI atas pertimbangan demi perkembangan masa depan perkumpulan silat itu sendiri, walaupun demikian organisasi SIKAPP secara tidak resmi masih aktif dan melakukan pertemuan di berbagai tempat bahkan pada tahun 1975 pernah melakukan pertandingan berskala Nasional sesama aliran silat pulau pinang dan perguruan silat lain yang bernaung di bawahnya di kota Samarinda Kalimantan timurperguruan silat Sepecut Pulau Pinang adalah salah satu perkumpulan silat yang ikut serta berfartisipasi di dalam pertandingan tersebut.#psb#7spct#Mr#xSepctBahari#

 

c. Penyebaran perguruan silat Sepecut Pulau Pinang di Kalimantan Timur

Aliran silat pulau pinang setelah secara resmi membentuk perkumpulan silat Sepecut Pulau Pinang menyebar luas di seluruh kalimantan begitu juga perguruan silat aliran pulau pinang yang lainnya. Kalimantan timur tidak lepas dari penyebaran perguruan silat Sepecut baik itu dikota-kota besar maupun kota kabupaten seperti Kota Tarakan, Samarinda,Bontang,Balipapan, dan kota kabupaten Paser dan lainnya sehingga banyak melahirkan atlit-atlit berbakat yang melegenda dalam berbagai evens resmi tingkat profinsi dan nasional hanya saja tidak ketahui apakah ada atau tidak atlitnya yang berhasil membawa nama indonesia di tingkat internasional. Masa jayanya deperkirakan berkisar antara tahun 1920 s/d 82 an setelah itu tidak terdengar lagi sepak terjangnya para atlit dari perguruan Sepecut Pulau pinang di pertandingan resmi yang di adakan oleh pemerintah daerah antaupun pusat.#sepecutbahari#SepecutMarabunta#

d.Sepecut Bahari di kabupaten Paser

Di kabupaten paser Perguruan silat Sepecut Pulau Pinang diperkenalkan oleh seorang pendekar silat bernama Lasimin bin Mustafa Djafarpada tahun 1951 dan secara terbuka menerima murid tahun 1967 setelah masa G30sPKI mereda di kabupaten paser, beliyau adalah anggota TNI Angkatan Darat berpangkat Prada masih aktif pada masa itu yang di pindah tugaskan dari Banjarmasin ke Koramil Tanah Paser yang dulu di kenal Tanah grogot di bawah pimpinan Letnan Dola dan komandan kodim pak Marto saat peristiwa menyerahnya dengan suka rela sisa gerombolan Ibnu Hajar dari basis terakhir mereka di desa Kerang Petangis masih dalam wilayah kabupaten Paser.

Description: 1560041354382.jpgDescription: 1565834843109.jpg

Foto Almr Guru Lasimin bin Mustafa Djafar( Sumbr: Sutiyono Sepecut Marabunta dan elis anak angkat beliyau)

beliyau mendirikan perguruan dan tempat pelatihan beladiri dengan meminjam tempat di samping lapangan prajurid asrama TNI AD jalan Senaken tanah grogot yang sekarang tanahnya menjadi gedung sekolah Kartika,dan menamakan perkumpulan silatnya Sepecut Bahari tujuan agar lebih mudah di ingat oleh masyarakat luas, adapun nama Sepecut Bahari bisa juga di artikan seni pencak silat yang tua atau lebih dulu namun aliran silatnya tetap mengacu kepada aliran silat kuntau sepecut pulau pinang yang asli. kegiatan pelatihan di padepokan beliyau sempat terhenti saat penumpasan sisa-sisa gerombolan Ibnu hajar yang tetap bertahan di Kerang dan terjadinya kericuhan perbatasan antara kalsel dan kaltim di wilayah selatan yang langsung berbatasan dengan tanah grogot, setelah suasana aman kegiatan pelatihan silat di perguruannya yang ia bina kembali aktif.

Perguruan silat Sepecut Bahari binaan guru Lasimin terbilang suksesdi kabupaten Paser beliyau banyak mendidik pendekar dan atlit beladiri yang handal bahkan tidak sedikit menjadi juara di event besar. Nama yang di kenal antara lain adalah Girman,Ridan,Asnan,Kadir,jidan,umui,dollah,Talip,Ali,Saleh paser,Saleh bugis,Sultani alias kesot dan lain-lain, Sultani alias kesot sekarang ini telah menjadi guru silat yang masih aktif membina di tanah grogot. pada tahun 1975 SIKAPP pernah mengadakan pertemuan dan pertandingan berskala nasiaonal di Samarinda, Sepecut Bahari Tanah grogot adalah perguruan silat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan sukses sebagai juara di berbagai kelas, nama-nama yang tersebut diatas adalah atlit-atlit yang berhasil mengharumkan nama tanah grogot di tingkat provinsi  kalimantan timur bahkan pada 1982 kementrian Dinas kebudayaan indonesia mengadakan pertandingan pencak silat Nasional di Medan dan seorang Atlit pencak silat dari Perguruan Sepecut Bahari dari Tanah Gerogot bernama Girman terpilih sebagai pesilat yang mewakili profinsi Kalimantan Timur oleh pemerintah daerah dan berhasil meraih juara 1

 Description: IMG_20200316_173506 - Copy.jpg foto: Girman th 2020

Meningkatnya perkembangan pencak silat di indonesia membuat perguruan-perguruan silat yang bernaung di bawah IPSI bermunculan kepermukaan dan semakin aktif melebarkan sayapnya di berbagai penjuru Nusantara demi menjaring atlit-atlit berbakat kepelosok negeri, hal tersebut berlaku juga di Kabupaten Paser masuklah perguruan silat dari pulau jawa yaitu Tapak Suci, PD (Perisai Diri) beberapa tahun kemudian muncul lagi dan Psht teratai dan banyak lagi perguruan silat yang masuk kekabupaten Paser saat itu. Perguruan silat Sepecut Bahari sendiri perlahan-lahan mulai surut dikarnakan minat muda-mudi  terbagi ke perguruan silat luar daerah yang ada di paser dan hal itupun di maklumi oleh sang guru Lasimin bin Mustafa Djafar walaupun demikian beliau tetap membina bagi yang berminat menimba ilmu silat di perguruannya. Pada tahun 1975 guru Lasimin menginjak masa pensiun dari TNI AD dan resmi pensiun pada tahun 1977 dengan pangkat terahir Serda, sebelum beliau pensiun Guru Lasimin memberi mandat kesemua murid-muridnya yang telah lulus agar memperkenalkan Ilmu beladiri kemasyarakat luas dengan membuka tempat pelatihan silat di beberapa wilayah di kabupaten Paser setelah itu beliau pulang ke Tarakan karna menurut narasumber guru Lasimin adalah asli orang banjar namun lahir di tarakan kalimantan timur dan saat masa dinas di TNI beliau bertugas di Banjarmasin.Setelah beliyau menyerahkan mandat maka masing-masing muridnyapun mendirikan perkumpulan silat menyebar di tanah gerogot(Tana Paser) namun dengan nama perguruan masing-masing sehingga munculah nama-nama pecahan  dari Sepecut Bahari diantaranya:Sepecut Sebongkar,Sepecut macan Ampar, Sepecut Sepinang, Sepecut Bunga putih, Sepecut tengkorak hitam, Sepecut Semut Hitam,Sepecut Marabunta dan lain-lain, namun yang masih bertahan hingga saat ini adalah pecahan dari Sepecut Bahari adalah Sepecut Marabunta sedangkan yang lainnya tidak di ketahui lagi aktifitasnya. pada tahun 1993 sempat muncul perguruan silat satu aliran dengan Sepecut Bahari yaitu Sepecut Melati Rimba namun bukan murid dari guru Lasimin perguruan silat tersebut di pimpin Pak Izul bin Abidin murid generasi ketiga dari Maha guru Sugareng bahkan atletnya sempat mejadi juara 1 di evens tingkat daerah (PORDA) yang di adakan pemerintah Kabupaten Paser namun setelah itu tidak terdengar lagi kegiatan mereka di Kabupaten Paser Tanah Gerogot.#xSepecutbahari#SepecutMarabunta#

e. Perguruan silat Sepecut Marabunta adalah generasi penerus Sepecut Bahari di tana paser

Setelah mendapat mandat dari sang guru kemurid-murid perguruan Sepecut Bahari aktif melatih di berbagai tempat di kabupaten paser seperti daerah Jone, Paser Belengkong, Lolo, Kuaro, Petangis.dan guru Lasimin setelah menerima Sk pensiun di ketentaraan kembali ke kampung halamannya dan sepeninggalan beliau Sepecut Bahari mengalami perpecahan dan menurunan drastis dikarnakan semakin sedikitnya muda-mudi yang berminat menimba ilmu di perguruan sepecut bahari, kemudian salah satu murid guru Lasimin yaitu Sultani alias kesot mengambil inisiatif  membuat beberapa inovasi baru dalam perguruan baik itu dalam hal jurus maupun sistem didalamnya dan menggantikan nama perguruan silat sepecut Bahari menjadi Sepecut Marabunta lalu membuat lambang perguruan dengan gambar semut berwarna merah bertujuan menciptakan suasana baru dalam perguruan, walau sedikit ada perselisihan paham dampak dari perubahan nama dari perguruan tersebut dengan saudara seperguruan namun pada akhirnya bisa terselesaikan seiring waktu berjalan. Adapun ide nama Marabunta pertama kali mucul dari murit-murid pertama dari guru Sultani yang sedang istirahat latihan dan berbincang-bincang dengan sesamanya, dalam perbincangan tersebut mereka berandai-andai bila mereka menggantikan nama perguruan harus pakai nama apa selain dari sepecut bahari. waktu itu lapangan mereka sering kali di masuki semut api atau dalam bahasa Banjar semut salimbada yang bila menggigit akan menimbulkan rasa sakit gatal dan panas, dan kedatangan semut kelapangan mereka tersebut selalu berhasil membuat berhenti atau menunda kegiatan latihan beladiri mereka. Kebetulan juga pada waktu itu di gedung bioskop Sirana tayang film laga Indonesia berjudul Marabumta yang di bintangi oleh Stanley Achman yang rilis pada tahun 1973 dan muncullah ide untuk memberi nama perguruan mereka dengan nama Sepecut Marabunta dan di sepakati Guru Sultani sendiri yang juga terinspirasi sebuah peristiwa yang cukup bersejarah di Paser pernah  kedatangan kompi TNI AD dikenal sangat di takuti lawan yaitu kompi Marabunta yang lebih kenal dengan tentara semut saat peristiwa penumpasan sisa-sisa gerombolan Ibnu Hajar di petangis yang masih bertahan setelah sebagian telah menyerahkan diri di tanah grogot.

Description: IMG-20190727-WA0011.jpgDescription: IMG_20190712_203500.jpg

Foto Sultani alias kesot bin Ibas guru besar silat sepecut marabunta

Setelah guru Sultani alias kesot menggantikan nama perguruan silat Sepecut Bahari menjadi Sepecut Marabunta Indonesia minat muda-mudi di tanah grogot akan pencak silat lokal kembali hidup dan beliau secara resmi menerima dan melatih murid baru pada tahun 1976, awal beliau melatih di jalan Handinoko gang Keluarga di Kota kabupaten Tanah Gerogot.Perguruan silat Sepecut Marabunta adalah perguruan silat asli kalimantan dan sebagai perguruan tuan rumah di Kabupaten Paser bernaung di bawah IPSI daerah kabupaten yang tetap bertahan sampai hari iniaktif membina pesilat-pesilat muda di setiap pelosok daerah kabupaten paser kalimantan timur.#xsepecutbahari#SepectMarabunta#

 

3. HUBUNGAN SILSILAH PERGURUAN SEPECUT MARABUNTA DENGAN SEPECUT PULAU PINANG

 

Hubungan silsilah perguruan silat Sepecut Marabunta dengan aliran silat pulau pinang di ambil dari jalur Anang putra dari Abdul Karim penerus aliran silat pulau pinang sendiri, bila diruntun berdasarkan penuturan para sesepuh sepecut Marabunta dan sesepuh Sepecut Bahari serta perguruan yang beraliran sama uraian silsilah dari bawah sebagai berikut pendiri  Sepecut Marabunta yaitu Guru Sultani alias Kesot berguru Kepada Guru Lasimin pendekar Perguruan Sepecut Bahari dan Guru Lasimin berguru di padepokan Sepecut Pulau pinang pimpinanAnang, Anang adalah anak sekaligus murid Abdul Karim alias Sugareng sebagai pendiri aliran silat pulau pinang. Maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa perguruan silat Sepecut Marabunata Indonesia sangat erat keterkaitannya dengan aliran silat pulau pinang yaitu aliran silat asli Kalimantan yang sangattua dan sangat melegenda dunia persilatan, walaupun demikian Perguruan silat sepecut marabunta untuk gerak dan jurus memiliki sedikit perubahandari pada aliran silat sebelumnya yang disebabkan adanya perkembangan silat di era modern sekarang ini yang menuntut kreatifitas para  guru menggabungkan beberapa aliran silat yang pernah mereka pelajari diluar dari pada aliran silat pulau pinang serta beberapa teknik yang legal dalam pertandingan resmi sebagai materi tambahan yang mereka terapkan dalam pelatihan, membuat gerak dan jurus yang dimiliki sedikit berbeda karena itu perguruan silat Sepecut Marabunta mempunyai ciri khas tersendiri namun karekteristik dari silat yang mereka bawa tetap mengacu kepada alira silat awal yaitualiran silat PulauPinang.#sepecutMarabunta#xsbahari#

 

 

 

 

 

 

4. LAMBANG PERGURUAN SILAT SEPECUT MARABUNTA INDONESIA DANMAKNANYA

Description: G:\DCIM\.thumbnails\1557310542878.jpg

Sebagai mana perguruan silat pada umumnya Perguruan silat Sepecut Marabunta Indonesiamemiliki lambang kebanggaan, Adapun lambang itu berbentuk bulat yang di dalamnya tertera gambar semut merah menyamping dengan dasar warna kuning dua buah cambuk dikiri-kanan dan di kelilingi sebuah lingkaran warna merah di bagian dalam dan lingkaran hitam bagian luar yang di antara kedua lingkaran bertuliskan Sepecut Marabunta Indonesia berwarna hitam dimana di setiap bagian lambang dan warna tersebut mempunyai makna pilosofi menyesuaikan ideologi silat yang di anut oleh perguruan,Adapun makna dari lambang tersebut bila di jabarkan berdasarkan idiologi Perguruan silat Sepecut Marabunta sebagai berikut : Semut merah bermakna persatuan yang tinggi, dasar kuning bermakna keagungan dan kemuliaan serta etika yang tinggi, dua buah cambuk atau pecut bermakna gerakan silat yang bisa keras dan lemah lebih mengutamakan kesabaran dalam berilmu dan menempatkan ilmu dalam kebenaran serta etika yang luhur dalam bersilat, dua buah lingkaran satu berwarna merah yang mengelilingi lambang bagian dalam bermakna persaudaraan yang kuat dan solid, tulisan nama perguruan berwarna hitam dan lingkaran warna hitam mengelilingi tulisan perlambang niat dan cita-cita yang tinggi tidak tergoyahkan dalam pelestarian seni budaya pencak silat nusantara terutama silat asli Kalimantan. Adapun tujuan dari perguruan silat Sepecut Marabunta di dirikan adalah  KESEHATAN, KEKELUARGAAN, KESELAMATAN. Dan inilah paling utama di beri pemahaman kepada Murid-murid dari perguruan saat berlatih .#SepecutMarabunta#

5. PERJALANAN PANJANG LAMBANG PERGURUAN SEPECUT MARABUNTA

Pada awal terbentuknya perguruan silat sepecut marabunta oleh Guru Sultani alias Kesot pada tahun 1976 lambang perguruan belum sesempurna seperti yang ada sekarang ini dikarnakan keterbatasan media pembuatannya pada masa itu.

Description: IMG-20190619-WA0026.jpgfoto stempel perguruan berdasarkan lambang 1976

Pada tahun 1985 Perguruan Sepecut Marabunta masuk dalam ke anggotaan IPSI dan lambangpun mengalami perubahan menyesuaikan status keanggotaannya saat itu,Description: IMG-20190619-WA0025.jpgfoto stempel perguruan berdasarkan lambang tahun 1985

pada tahun 1997 guru mengadakan rapat dengan senior Perguruan Sepecut Marabunta untuk menyempurnakan lambang perguruan karna menurut guru lambang yang ada masih belum sepenuhnya mewakili pilosofi dan idiologi dari perguruan setelah melalui proses yang cukup panjang dan diskusi yang alot dalam internal perguruan yang di pimpin oleh guru besar sendiri yaitu Sultani dan beberapa Asisten I dan tingkat II  beliyau di antaranya Puguh Syayekti, Sutiyono Abdulrahman, Basir, Aji, madi dan lain-lain yang akhirnya di sepekatilah lambang sebagai mana gambar yang ada.

Description: IMG-20190619-WA0030.jpgfoto lambang perguruan tahun 1997

Dan pada tahun 2017 di sempurnakan kembali oleh anggota perguruan Hadi karna beliyau punya kemanpuan di bidang editing computer

.Description: photo.jpgfoto lambang yang telah di sempurnakan 2017

 

Lambang yang telah disempurnakan pada tahun 2017 telah di tetapkan sebagai lambang perguruan Sepecut Marabunta saat ini.#sepectmarabnta#

 

6. PROFIL PARA GURU DALAM SILSILAH PERGURUAN SILAT SEPECUT  MARABUNTA

a. Mahaguru Abdul Karim alias sugareng

             Mahaguru Abdul Karim alias Sugareng untuk tahun penanggalan lahir penulis belum menemukan narasumber yang mengetahui secara pasti,hanya saja di kisahkan beliyau adalah seorang putra daerah Banjar asli dan bakat beliyau bersilat adalah bakat yang di turunkan dari ayahnya menurut kisah narasumber ayahnya adalah guru silat kuntau yang cukup kesohor, setelah selesai berguru silat dengan ayahnya maha guru Abdul karim alias Sugareng berapa tahun kemudian bertemu dengan seseorang dari kampung Pulau Pinang Tatakan hilir wilayah Rantau masih dalam wilayah Kalsel dan menjadi saudara angkat beliyau lalu saling berbagi ilmu,ada juga menceritakan kalau saudara angkatnya dari kampung pulau pinang tersebut bukan pesilat tetapi seorang ulama islam karna itulah mereka bertukar ilmu, saudaranya belajar ilmu silat dan maha Guru Abdul Karim belajar ilmu agama namun maha guru sangat sedih karna saudara angkat tidah pernah memberi tahu namanya hanya memberitahu nama asalnya saja karna itu setelah mereka berdua selesai berbagi ilmu dan berpisah sang maha guru memberi nama aliran silatnya dengan nama silat pulau pinang demi mengenang saudara angkatnya tersebut. Abdul Karim alias Sugareng dinyatakan oleh para sesepuh silat di Kalimantan merupakan induk dari pada perguruan silat beraliran Pulau Pinang saat iniyang menyebar di Kalimantan dengan nama perguruan yang berbeda-beda.maha guru Abdul Karim alias Sugareng meninggal pada tahun 1963 dan di makamkan di Nagasari Banjarmasin.#psb#melatirimba#7sepecut#xsepecutbahari#

b. Guru Han Ong yu

Guru Ong yu merupakan sosok ahli beladiri asal cina dari wilayah Shan tung adapun impormasi tetang guru ini sangatlah minim, hanya pernah di singgung oleh salah seorang murid dari guru Lasimin yaitu Dato Girman pada saat penelusuran penulis bahwa Guru Ong yu adalah seorang pendekar Kung fu yang bermukim di pecinaan kota Banjarmasin Kal-Sel, adapun beladiri yang di miliki oleh guru tersebut adalah Banji Quan (delapan penjuru mata angin), Banji Quan adalah kung fu yang cukup kuno suku Han dari barat dataran cina, di singgung pula bahwa Guru Ong yu memiliki cacat tubuh tampa tangan kiri di duga akibat dari Pibu (adu ilmu beladiri) dengan sesama jago Kung fu di cina yang di menangkan oleh Guru ong yu. Dato Girman menyampaikan cerita dari Gurunya (Lasimin) bahwa guru ong yu penah mendemontrasikan kekuatan Ging kang dengan mengangkat sebuah tong yang penuh air hanya dengan ujung sebilah rotan saja, melihat hal tersebut maka Guru Lasimin langsung berguru ilmu beladiri kepada guru Ong yu.# sptB#DatoGir#

c. Anang bin Abdul karim

Anang bin Abdul Karim adala putra dari pendiri silat pulau pinang yang konon menamakan perguruan silat yang di bangun ayahnya dengan nama perguruan silat Sepecut Pulau Pinang dituturkan bahwa beliyau merupakan penerus ayahnya namun ada juga yang menyatakanbahwa beliyau tidak benar-benar melatih silat hanya sebagai wakil ayah beliyau di padepokan karna usianya masih sangat muda saat itu namun telah menguasai jurus silat yang diturunkan ayahnya. adapun penanggalan lahir dan wafatnya beliyau tidak di ketahui secara pasti karna penulis belum menemukan narasumber yang tepat.#Psb#7sepecut#Melatirimba#xSepecutBahari#

d. Guru Lasimin bin Mustafa Djafar

            Guru Lasimin bin Mustafa Djafar adalah pendekar perguruan Sepecut Pulau Pinang dan pendiri perguruan silat Sepecut Bahari yang memperkenalkan aliran silat Pulau Pinang ke masyarakat kabupaten Paser Kalimantan Timur.beliyau adalah putra asli kalimantan suku banjar yang lahir di Tarakan kaltim,setelah masuk ketentaraan di tugaskan di Banjarmasin kemudian di pindah tugaskan ke Kabupaten Paser Kaltim saat masa ricuhnya G/30sPKI dan penumpasan sisa-sisa gerombolan Ibnu Hajar dari kalsel yang membuat pertahanan terakhir di daerah petangis dan kerang pada tahun 1965. Guru Lasimin adalah pesilat berbakat dan bakat itu ia dapati dari ayah dan kakeknya yang di kisahkan merupaka pendekar silat kun tau terkenal. sejak masih anak-anak beliyau sudah sangat mahir bersilat dan rajin berguru silat kepada guru-guru silat selain ayah dan kakeknya,sehingga menimba ilmu silat menjadi suatu hobi baginya,bahkan pada usia remaja beliyau pernah mengikuti pertandingan silat antar profinsi di Ujung Pandang dan berhasil menjadi juara serta di anugrahi bintang jasa emas oleh penyelenggara masa itu. setelah dewasa beliyau masuk ketentaraan dan diterima lalu di tugaskan di Banjarmasin di sanalah guru Lasimin berguru beladiri aliran kung tao cina aliran shan tung di kampung komunitas pecinaan di Banjarmasin dengan seorang guru suku cina she Han bernama Ong Yu di kenal dengan gelar pendekar tangan satu karna menurut ceritanya guru pendekar Han Ong Yu hanya mempunyai satu tangan sebelah kanan.setelah selesai menimba ilmu silat dengan guru tersebut beliyau kembali menimba ilmu di padepokan silat Sepecut pulau pinang yang di pimpin Anang putra Sugareng aliran silat inilah sangat berkesan di hati Lasimin bin Mustafa Djafar karna ada kemiripan gerak  dari silat kuntau yang ia perlajari dari ayah dan kakeknya di kampung halaman saat beliyau masih remaja. namun ada juga narasumber menceritakan bahwa beliyau langsung berguru kepada maha guru Abdul Karim alias Sugareng. Secara kebetulan setelah menyandang predikat kependekaran dari padepokan Sepecut Pulau Pinang beliyau di pindah tugaskan ke Kalimantan timur tepatnya di tanah Grogot kabupaten Paser saat beliyau berpangkat Prada. di tanah gerogot beliyau bertemu seorang perempuan jawa bernama Yati dan menikahinya namun mereka tidak di karuniai anak sehingga Guru Lasimin dan istrinya merawat anak dari adik istrinya yang mereka anggap sebagai anak mereka sendiri bernama Edi, Elis, Aswad. setelah bertugas di tanah gerogot hoby beliyau mempelajari ilmu silat tidak pernah surut sehingga setiap ada waktu luang dari tugasnya sebagai Tentara beliyau selalu mencari impormasi kepada masyakat setempat siapa tokoh yang pandai ilmu silat di daerah tersebut yang bisa di jadikan guru dan akhirnya bertemu seorang guru silat kun tau paser bernama Tua Renreng orang-orang Bugis pesisir memanggilnya Ambo Renreng di desa Seliliran daerah pesisir lalu menimba ilmu dengan guru tersebut,setelah selesai beliyau berguru lagi dengan seorang guru silat Sendeng bugis bernama guru Baco,bahkan di ceritaka beliyau pernah berguru ke seorang pesilat banten yang tidak di ketahui namanya. Setelah beliyau merasa cukup guru Lasimin membuka tempat pelatihan silat di di wilayah asrama TNI di jalan senaken tanah gerogot pada tahun 1951 atas permintaan warga di lingkungan beliyau bertugas, dan secara resmi menerima murid pada tahun 1967. Saat menginjak masa pension dengan pangkat terakhir Serda beliyau memberi mandat kepada murid-muridnya untuk melatih silat dan pulang ke Tarakan berselang berapa tahun kemudian beliyau kembali lagi ke tanah gerogot dan meninggal di sana pada usia 76 tahun pada tanggal 10 mei 2017 dimakamkan di pemakaman muslim km 4 jalan Jone.

e. Guru Sultani alias Kesot bin Ibas

            Guru Sultani alias Kesot bin Ibas adalah murid dari Guru Lasimin bin Mustafa Djafar pendiri dari perguruan silat Sepecut Bahari beraliran silat pulau pinang, beliyau asli putra daerah suku Banjar lahir diTanah Gerogot jln Handinoko pada tanggal 02 bulan mei tahun 1954 guru Sultani tidak mempunyai silsilah pesilat sebagaimana gurunya namun mempunyai hobi yang sama yaitu mencari guru-guru silat untuk menimba ilmu silat, ayah beliau adalah seorang petani dan mempunyai usaha sampingan sebagai penjahit dan pedagang keliling.Sultani muda yang sangat mengidolakan bintang Kung fu Holiwood kenamaan yaitu Bruec Lee mulai menimba ilmu silat di padepokan silat Sepecut Marabunta saat berusia 16 tahun diperkirakan pada tahun 1970 setelah lulus dan menyandang gelar pendekar di perguruan Sepecut Bahari pada tahun 1974 beliau berguru lagi ke pak bono seorang pesilat minangkabau yang bekerja di kantor kejaksaan Tanah Gerogot setelah selesai guru Sulatani berguru lagi ke seorang pesilat kuntau banjar bernama Pak Jumri, walaupun beliau banyak berguru berbagai macam aliran silat tetapi silat dari Perguruan Sepecut Bahari tetap yang utama baginya dan selalu aktif mengabdi di perguruan sebagai asistent pelatih yang masa itu status pelatih masih di percayakan guru Lasimin kepada Pak Dolah, Asnan dan Kadir karna mereka adalah Kakak seperguruannya. Pada tahun 1975 guru Lasimin menginjak masa pensiun dan maha guru menyerahkan mandat kepada semua muridnya dan mempersilahkan untuk membuka perguruan silat di Kabupaten Paser termasuk guru Sultani alias Kesot, setahun kemudiantepatnya tahun 1976 beliau membuka perguruan silat di jalan Handinoko gang Sepakat Tanah Gerogot dengan jumlah murid kurang lebih 20 orang dan menamai perguruan silatnya dengan nama Sepecut Marabunta dengan lambang semut Marabunta berwarna merah, pada tahun 1985 IPSI terbentuk di Kabupaten Paser Tanah Gerogot perguruan Sepecut Marabunta sebagai perguruan tuan rumah yang punya andil besar di dalamnya dan Guru Sultani alias Kesot terpilih sebagai dewan hakim di setiap pertandingan resmi yang di adakan di Tanah Gerogot sebagai tanda penghormatan kepada Perguruan Sepecut Marabunta oleh pengurus IPSI.Pada tahun 1997 beliyau mengundurkan diri sebagai dewan hakim dengan tujuan memberi peluang kepada generasi yang lebih muda untuk menempati posisi tersebut dan ingin lebih fokus dalam kegitan pembinaan dan sebagai guru besar di perguruan sendiri.

.Description: E:\piagam guru kesot 1985.jpgDescription: E:\piagam guru kesot 1992.jpgDescription: E:\piagam guru kesot 1994.jpg.

Foto piagam Guru sultani penghargaan sebagai dewan Hakim di pentandingan silat tingkan PORDA Kabupaten Paser Tanah Gerogot

Pada tahun 1980 guru Sultani menikah dengan Saniayah perempuan suku bugis asal Gerogot setelah cukup lama membina rumah tangga keduanya berpisah pada 1996 dikarnakan tidak mempunyai keturunan, kemudian menikah lagi pada tahun 1999 dengan Arbaiyah perempuan suku paser asal Sueto masih dalam wilyah paser. 

Pada saat ini Guru Sultani bin Ibas mendirikan padepokan di samping gedung olah raga jln Banting Setir Tapis Tanah Gerogot Kabupaten Paser di rumah beliyau sendiri sekaligus sebagai seketarian pusat perguruan Sepecut Marabunta Indonesia yang membawahi beberapa ranting yang menyebar di wilayah Paser.

7.PEGURUAN SILAT SEPECUT MARABUNTA SAAT INI

Perguruan silat Sepecut Marabunta di bawah pimpinan Guru Besar Sultani alias Kesot sekarang ini adalah perguruan lokal yang mempunyai sistem terstruktur dan teroganisir secara baik dan tetap aktif membina putra-putri daerah dalam hal beladiri,berdasarkan data perguruan pada tahun 2017 anggota yang masih dalam pembinaan berjumlah 80 orang dan telah meluluskan kurang lebih 500 orang pendekar dengan cabang yang menyebar di berbagai daerah di Kabupaten Paser, di setiap evend resmi yang di selenggarakan IPSI dan KONI atlit-atlit perguruan Sepecut Marabunta selalu aktif berpartisipasi seperti ajang seleksi antar pelajar O2SN, PORKAB seleksi PORPROV dan PRAPON. saat ini para anggota yang telah lulus giat mensosialisasikan pencak silat asli kalimantan perguruan Sepecut Marabunta ke masyarakat luas sebagai perwujudan niat akan pelestarian khasanah budaya Nusantara yang adiluhung karna sangatlah disayangkan bila muda-mudi Kalimantan mengesampingkan dari pada seni budaya sendiri yang sama istimewa dengan budaya luar Kalimantan bahkan sangat mampu untuk bersaing dengan budaya luar Nusantara atau kekancah Internasional sekalipun.

 

8. PENUTUP

Tujuan penulisan risalah perguruan silat Sepecut Marabunta ini adalah untuk menambah pengetahuan muda-mudi akan kekayaan budaya Kalimantan terutama tentang pencak silat lokal dengan harapan rasa cinta akan budaya sendiri kembali bangkit, karna tidak dapat kita pungkiri bahwa muda-mudi Kalimantan saat ini lebih cendrung mencintai budaya luar daerah dan mengesampingkan budaya sendiri yang ternyata punya keistimewaan yang sama,hal inilah yang menyebabkan budayasendiri perlahan-lahan lenyap dan tidak dikenal lagi oleh anak cucu kita di kemudian hari.

Di samping itu tulisan ini adalah sebagai jawaban akan pertanyataan dan pertanyaan masyarakat luar tentang perguruan Silat Sepecut Marabunta atau pencak silat asli borneo pada umumnya yang di anggap meragukan akan sejarah terbentuknya dan juga banyak yang beransumsi bahwa perguruan Silat Sepecut Marabunta serta perguruan silat borneo lainnya yang adaadalah perguruan yangdibentuk pada era baru sekarang ini.

Yang sangat terpenting adalah dengan penulisan dari pada risalah Perguruan Sepecut Marabunta agar lebih meyakinkan  pada murid-murid perguruan akan keberadaan sejarah dari pada perkumpulan silat yang mereka ikuti.

Karna itu kami penulis sangatlah berharap kepada muda-mudi Kalimantan agar lebih mencintai seni budaya sendiri,bangkit, gali dan lestarikanlah karna seni budaya sendiri sama istemewanya dengan budaya luar daerah terutama dalam hal pencak silat, bukan berarti kita mengesampingkan atau mengatakan budaya luar tidak layak namun bila kita gali dan melestarikan budaya Kalimantan tentu itu akan menambah dari pada kekayaan budaya Nusantara yang kita cintai ini.

Akhir kata dari penulis bagi yang berkenan membaca Risalah perguruan kami bila memiliki data atau pakta mengenai isi tulisan ini yang lebih kongkrit maka untuk keikhalasannya kami mohon untuk berbagi agar kami tidak selalu dalam kekeliruan,Wa salam......... jaya pencak silat Borneo

 

 PERGURUAN PENCAK SILAT YANG SERUMPUN SEPECUT PULAU PINANG

Description: E:\1557310544139.jpgDescription: E:\1557310543172.jpgDescription: E:\1557310540988.jpgDescription: E:\1557310547886.jpgDescription: E:\1557310546970.jpgDescription: E:\1557310546042.jpgDescription: E:\1557310545784.jpgDescription: E:\1557310544350.jpgDescription: E:\1557310545545.jpgDescription: E:\1557310544556.jpg

 

 

 

 

FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN PERGURUAN SEPECUT MARABUNTA INDONESIA DARI MASA KE MASA

-         foto dokumentasi saat mengikuti Pekan Olah Raga Daerah th 1997 Kab Paser

Description: E:\IMG_20190617_165505.jpgDescription: E:\IMG_20190617_165419_1.jpg

 

-         foto saat mengikuti O2SN, PORPROF dan PRAPON di tanah grogot KAL-TIM th 2017

Description: E:\1557310547528.jpgDescription: 23517946_1468062259967654_5630785852912835779_n.jpgDescription: IMG-20190724-WA0017.jpgDescription: 1557310551653.jpg

 

-         Foto guru besar Sultani dan murid perguruan Sepecut Marabunta Indonesia

Description: 19624322_1919890244914419_7121508698249232384_n.jpgDescription: 19624358_1830850860562500_3861108468765163520_n.jpgDescription: 19534760_201525183709871_281196929117847552_n.jpg

-         Foto latihan bersama anggota cabang dan pusat

Description: IMG-20190130-WA0000.jpgDescription: IMG-20190130-WA0008.jpgDescription: IMG-20190130-WA0006.jpg

 

-         Foto-foto guru besar dan guru muda Sepecut Marabunta

Description: 1560041354382.jpgDescription: 1557088460248.jpgDescription: IMG_20190727_143144.jpgDescription: IMG_20190712_203500.jpgDescription: IMG_20190712_203705.jpgDescription: IMG_20190617_163243.jpgDescription: IMG_20190617_165505_1.jpgDescription: IMG-20190724-WA0016.jpgDescription: 1557162350737.jpgDescription: FB_IMG_15483770351258687.jpgDescription: IMG-20190224-WA0004.jpgDescription: IMG-20190727-WA0001.jpgDescription: IMG_20190727_141159.jpgDescription: 1557930454388 - Copy.jpg

 

-         Foto acara tahunan perguruan

-         Description: 15940505_205236119946312_2971777841844580630_n.jpgDescription: IMG-20190724-WA0013.jpgDescription: 1559192312286.jpgDescription: 1557930454527.jpgDescription: 19535271_500641586934137_3198619658961813504_n.jpgDescription: 15977485_205235756613015_5919374206646403367_n.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-         Foto kegiatan pembinaan siswa dan kegiatan kenaikan tingkat

Description: 15895014_205235836613007_8863432508298002061_n.jpgDescription: 20479240_262256340846196_5037396901859688448_n.jpgDescription: 1557310542460.jpgDescription: 1557310548127.jpgDescription: 1557669011123.jpgDescription: 1557750576599.jpgDescription: 1557930439910.jpgDescription: 1557310539186.jpgDescription: IMG-20190224-WA0003.jpg

 

Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\57472025_2271912753073941_2189024248436693837_n_002.jpg      Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1564985767919.jpg Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1557310541189.jpg Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1564208115936.jpg  

 Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1557310551653.jpg  Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272165259.jpg  Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272179790.jpg  Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272180676.jpg  

Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272182178.jpg  Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272186330.jpg  Description: H:\SEPECUT MARABUNTA DATA CABANG\FILE PERGURUAN\foto perguruan\1565272480707.jpg

 

 

Narasumber:

·        Blog PSB

·        Blog Melati Rimba

·        Blog Sepecut7

·        Guru Besar Sepecut Marabunta Sultani alias Kesot

·        Murid-murid Sepecut Bahari(Ali,Girman,Ibnu, dll)

 

Komentar